Aku menyadari ada yang berbeda dari penglihatanku saat aku mulai masuk Sekolah Dasar (SD), aku ga begitu ingat berapa usiaku saat itu ya. Hanya saja aku sering melihat manusia yang tidak sempurna, berdarah-darah, hancur, bahkan berbentuk aneh. Saat itu aku belum mengerti mereka itu apa dan siapa, akupun selalu bertanya kepada mama saat melihat sesuatu yang aneh tapi mamaku seolah tidak melihat apapun. Aku semakin bingung dan terus menerus bertanya, sampai akhirnya mamaku menceritakan banyak kejadian aneh mulai dari aku bayi hingga tumbuh besar (anak-anak maksudnya ya). Kali ini aku akan menceritakan salah satu kejadiannya.
Saat itu aku masih bayi, ketika mamaku bangun pagi dan mau ke dapur. Aku masih tidur pulas ditemani bapak yang memunggungiku (posisi aku ditengah-tengah antara bapak dan mama). Setelah beberes dan memasak, mama kembali ke kamar untuk melihatku, tapi aku ga ada di tempatku. Mama membangunkan bapak dan bertanya aku dimana, tapi bapak ga tau. Kemudian dengan paniknya mereka ke kamar nenek untuk mencariku, tapi aku tidak bersamanya.
Hari mulai sore namun aku tak kunjung ditemukan, tetangga mulai berdatangan dan ikut membantu pencarian. Tak lama bapak seperti diingatkan bahwa mereka belum memeriksa satu tempat, mungkin saking paniknya sampai lupa memeriksa bagian bawah ranjang, dan benar saja mereka menemukanku dibawah ranjang tempat tidur dengan karpet bayi (perlak) lengkap dengan bantal, guling dan selimut sebelum mama meninggalkanku pagi tadi, Anehnya aku seperti dipindahkan oleh seseorang dari atas kasur kebawah ranjang, tapi tidak merubah posisi semula, bahkan aku masih terlelap. Dari pagi hingga sore aku tidak terbangun dan menangis semakin menambah keanehan yang ada.
Tiba-tiba nenekku bilang ada yang berbisik kepadanya, katanya dia berpesan agar jangan menaruh bayi ditengah-tengah antara kedua orangtuanya, kemudian jangan punggungi bayi mereka secara bersamaan. Seperti ada seseorang yang tidak terima akan hal itu, tapi hingga sekarang siapapun itu kita tidak tau (masih menjadi misteri hehe). Semenjak saat itu aku tidak lagi tidur ditengah kedua orangtuaku melainkan disamping deket tembok.
Setelah bercerita hal itu kemudian mama memelukku dan berkata kamu itu istimewa nok (panggilan ke anak perempuan di Jawa). Mama banyak bercerita tentang apa yang dia keluhkan saat aku mulai bertanya hal yang aneh dan diluar nalar manusia. Dari situ akupun mulai mengerti kalau apa yang aku lihat belum tentu dilihat oleh orang lain juga.
Wokayyy, sekian cerita kali ini yahh guys. Cerita dari mamaku dan yang lainnya akan aku ceritakan di Daily Horror selanjutnya.. enjoy it.



